Road


Menurut catatan federasi balap sepeda dunia, UCI, lomba balap sepeda jalan raya dimulai pada akhir abad ke-19, tepatnya pada tahun 1868, dan terus mengalami perkembangan.

Sejarah mencatat lomba pertama diadakan pada 31 Mei 1868 di Paris dan dimenangkan oleh atlet asal Inggris, James Moore.

Prancis memang menjadi pusat perkembangan balap sepeda jalan raya. Pada 7 November 1869, sebuah majalah sepeda di Paris menggelar lomba Paris – Rouen yang berjarak 123 kilometer. James Moore kembali keluar sebagai juara pada lomba tersebut.

Kejuaraan dunia balap sepeda jalan raya pertama kali diadakan pada tahun 1893 dan tiga tahun berikutnya balap sepeda jalan raya dilombakan dalam Olimpiade modern pertama di Athena pada tahun 1896 hingga saat ini.

Secara umum, disiplin jalan raya dibagi menjadi tiga event, yaitu:

  • Road Race (dilombakan di Olimpiade)

Pembalap melakukan start secara bersamaan. Jarak lintasannya bervariasi dengan rata-rata 260 km untuk kategori Elite Men pada event UCI World Championships. Road race juga memiliki beberapa format seperti one-day race point to point (contohnya Paris-Roubaix), criterium, dan yang paling populer adalah stage races (Tour de France, Giro d’Italia, Tour de Ijen).

  • Individual Time Trial (dilombakan di Olimpiade)

Memiliki panjang lintasan lebih dari 40-50 km (untuk UCI World Championships dan Olimpiade). Pembalap biasanya dilepas secara bergiliran dengan interval 1-2 menit. Pemenangnya adalah yang mampu mencatat waktu tercepat.

  • Team Time Trial

Memiliki prinsip yang sama dengan individual time trial, tapi dalam format tim. Setiap tim beranggotakan minimal dua pembalap dan maksimal 10 pembalap. Sesuai regulasi UCI, untuk event UCI Road World Championship setiap tim harus bermaterikan 5-6 pembalap.


No event found!

National Championships atau yang lebih dikenal dengan kejuaraan nasional adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh federasi nasional anggota UCI. Event ini diikuti oleh pembalap terbaik yang dinominasikan oleh Pengurus Provinsi Ikatan Sport Sepeda Indonesia dan sang juara berhak atas national jersey serta UCI point yang dihitung dalam ranking UCI.

More

Ranking nasional ditentukan berdasarkan poin yang didapat oleh setiap atlet pada event/lomba yang diakui oleh PB ISSI. Poin tersebut akan diakumulasi hingga akhir musim dan pembalap dengan poin tertinggi berhak menggunakan National Stripes pada musim balap berikutnya.

More