Raja Sapta Oktohari


Saat Raja Sapta Oktohari terpilih sebagai ketua umum pada musyawarah nasional luar biasa, Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia terpecah menjadi empat faksi.

Oktohari terpilih menjadi ketua umum yang baru setelah menang tipis 15-14 pada putaran kedua dan hal pertama yang dilakukannya adalah menggandeng rivalnya di pemilihan ke dalam kepengurusan yang baru.

Sepeda sudah menjadi bagian sehari-hari dalam hidup pria yang akrab disapa Okto ini. Berawal dari hobi, Okto kemudian mengorganisir kegiatan balap sepeda di Jakarta untuk pertama kalinya ketika masih di bangku SMA. Kegemarannya akan sepeda semakin menjadi-jadi dan dia ikut mendirikan Bike to Work cabang Kalimantan Barat pada 2010.

Setahun berselang, Okto terpilih sebagai ketua umum Pengprov ISSI DKI Jakarta. Saat menjadi ketua umum ISSI Jakarta, Okto membuat kegiatan sepeda di ibukota menjadi hidup, salah satunya dengan mengundang para penggemar sepeda, khususnya fixie, untuk merasakan balapan di velodrome Rawamangun.

Pada 2015, Okto dicalonkan sebagai kandidat ketua umum PB ISSI dalam munaslub dan dia berjanji untuk menyatukan kembali stakeholder balap sepeda nasional.

Setelah terpilih, Okto memenuhi janjinya untuk menyatukan semua elemen balap sepeda nasional dan juga terus berusaha memperbaiki prestasi balap sepeda Indonesia dengan fokus pada enam faktor, yaitu atlet, pelatih, commissaire, venue, event, dan organisasi.

Di luar kegiatan sebagai ketua umum PB ISSI, Okto juga dikenal sebagai promotor tinju internasional dan pengusaha. Okto juga terpilih sebagai Chef de Mission Kontingen Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.